Korupsi Memusnahkan Diri kIta

“Saya mengimbau kepada seluruh kader PDIP, baik yang menjabat sebagai bupati, wali kota, gubernur, ataupun seluruh anggota DPRD kabupaten, kota, dan provinsi, kalau masih sayang dan mencintai Ibu Megawati, maka kalian tidak boleh korupsi,” ujar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad saat  memberikan materi pencegahan dan pemberantasan korupsi di Rakernas III, Jakarta, Agustus lalu.

Dalam paparannya Abraham Samad menjelaskan mengenai latar belakang korupsi. penanganannya, dan langkah-langkah pencegahan. Ketua KPK sempat memuji Jokowi, "Sudah dicontohkan oleh pak Jokowi dengan melaporkan gitar pemberian Metallica dan kemudian KPK  yang akan menentukan apakah gitar itu bisa kembali atau dilelang untuk negara.”

Megawati Soekarnoputri mengapresiasi paparan yang disampaikan Ketua KPK Abraham Samad. Karena itu, dalam berbagai kesempatan PDI Perjuangan sengaja mengundang  Komisi Pemberantasan Korupsi turut serta mengisi acara Partai. Hal ini terkait komitmen Partai dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia.

Ketua Umum mengatakan dirinya selalu mengimbau para kader agar tidak tersangkut masalah korupsi karena daya rusak korupsi sedemikian hebat bagi bangsa.  “Padahal, setiap ada acara, saya katakan hati-hati, jangan goyah keimanan. Benar kata Bapak (Abraham Samad), keimanan itu naik turun. Mengolah keimanan, kita jangan sampai terganggu,” sambung beliau.

Megawati Soekarnoputri menuturkan dirinya merasa sedih melihat internal PDI Perjuangan belum menyadari hal tersebut. “Betapa sedihnya kalau sebuah lembaga (KPK) yang waktu itu saya teken sendiri lembagannya. Tapi kok yang paling dulu kena justru dari PDI-P.”

Sebagai Ketua Umum, Mega menegaskan dirinya mendukung upaya pemberantasan korupsi sekalipun jika kasus korupsi itu melibatkan kader partainya. Beliau hanya berpesan agar Ketua KPK tidak tebang pilih, bekerja profesional, dan independen. Untuk diketahui, beliau pernah merasakan ketidak profesionalan KPK saat dirinya diminta menjadi saksi meringakan (A de Charge) berdasarkan permintaan tersangka KPK. Padahal, dalam kasus itu tidak ada relevansinya dengan diri beliau.

Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut berjanji tidak mau mengurusi kader yang terjerat kasus korupsi, “Saya juga katakan, kalau kamu sudah kena, saya enggak mau loh karena yang tahu kamu benar atau tidak itu kamu dan Tuhan

”Korupsi Memusnahkan Diri Kita

Jumat, 10 Februari 2012. Megawati Soekarnoputri mengatakan korupsi merupakan masalah ideologis yang membuat kelanggengan masa depan sebuah bangsa dan peradaban berada di ujung tanduk. “Kalau tidak dilakukan gerakan anti korupsi maka korupsi akan memusnahkan diri kita sendiri, gotong royong kita akan hancur. Kekuasaan memang sangat menggiurkan sekali,”

“Beberapa tahun ini saya selalu terpusing di dalam benak saya soal korupsi apa karena memang yang datang sebagai kepala daerah atau eksekutif dan legislatif itu tidak tahu atau pura-pura tidak tahu,” tegas Megawati dalam pidato pembukaan Diskusi Hukum bertajuk 'Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Bebas Korupsi untuk Kesejahteraan Rakyat'

Jika terperangkap di dalam tindakan korup, menurut Megawati, bukan hanya partai yang dipermalukan tapi juga nama keluarga yang semakin merosot. “Apakah ini akan terus kita biarkan? Alangkah menyakitkan hati saya kalau mereka yang hadir di sini akhirnya lepas jabatan hanya karena masalah korupsi.”

Untuk itu, Ketua Umum berpesan kepada semua kader yang menjabat di lingkaran pemerintahan baik di pusat ataupun di daerah dan legislatif bisa menjauhi perbuatan korupsi.


Share to Facebook Share to Twitter Share to Google Plus