Patriotisme Tjipto Mangoenkoesoemo

Sosok Tjipto Mangoenkoesomo adalah tokoh pergerakan nasional awal yang terlalu penting perannya untuk ditempatkan pada pinggiran sejarah. Namun demikian dalam diskursus pergerakan nasional kalangan aktivis dan intelektual Indonesia saat ini,

figur seperti Tijpto Mangoenkosoemo, Douwes Dekker dan Soewardi Soerjaningrat kerap ditempatkan sebagai pemeran pembantu yang sekilas tampil dalam teater kolosal pergerakan nasional yang dipadati oleh tokoh-tokoh Bung Besar seperti Soekarno, Muhammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Tan Malaka.

Dalam konteks inilah maka artikel ini mencoba mengulas peran fundamental Tjipto Mangoenkosoemo dalam konteks nasionalisme Indonesia yang dalam fikiran dan tindakan politiknya menyumbangkan fondasi yang tak ternilai harganya dalam pembentukan pondasi nasionalisme berkarakter republikan-patriotik di Indonesia. Apabila kita membaca kembali statemen diatas yang menjadi motto dari NIP yang dibuat oleh tiga serangkai bahwa “Hindia adalah untuk mereka yang memperjuangkan tanah air mereka disana”, pada tahun 1918, maka jelaskah bahwa kita akan susah membayangkan sebuah wawasan tentang bagaimana Indonesia yang berbhineka, inklusif dan tergelar dari Sabang sampai Merauke tanpa adanya landasan konseptual yang padat sekaligus berkarakter civic  nationalism ini.

Selengkapnya, unduh makalah


Share to Facebook Share to Twitter Share to Google Plus