Manufaktur Kuasai Oligarki Ekonomi Indonesia

RILIS.ID, Jakarta— ​Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Chandra Setiawan mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir oligarki ekonomi kebanyakan terjadi di sektor manufaktur.

Menurutnya, sektor tersebut mampu mendominasi pangsa pasar saat ini, karena memiliki jaringan terhadap penguasa ekonomi dibandingkan sektor lain. Sebagai salah satu contoh adalah perusahaan pengunggasan.

Chandra mencontohkan, lebih dari 50 persen pangsa pasar perusahaan pengunggasan, sekitar 50-70 persen pangsa pasarnya dikuasai perusahaan (raksasa) seperti Charoen Pokphan dan Japfa Comfeed Indonesia.

"Dengan menguasai sebesar itu, kan berarti diuntungkan, belum tentu menyalahgunakan. Tetapi chargenya kan lebih besar, dia harus punya jaringan kekuasaan. Kalau dia tidak punya itu, dia tidak bisa sebesar itu," katanya kepada rilis.id usai acara diskusi bertajuk Bahaya Oligarki Ekonomi di Megawati Institute Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Selain itu, ia menyebutkan, perusahaan yang medominasi oligarki ekonomi mempunyai proses produksi yang lebih canggih dan memiliki konsentrasi yang tinggi terhadap produksinya. 

Di sisi lain, oligarki ekonomi di sektor manufaktur secara berkala dapat bergeser ke sektor jasa. Lanjutnya, ia menilai, perusahaan yang lebih dekat dengan penguasa bakal mampu menggeser nilai pangsa pasar.

"Tapi untuk sekarang, dominannya di sektor manufaktur. Tidak bisa dipastikan, perusahaan yang oligarkinya dominan dapat memengaruhi orang yang berkuasa," jelasnya.

Ia menerangkan, pada zaman Orde Baru (Orba) sejumlah perusahaan diberikan kesempatan untuk dekat dengan para penguasa (pemerintah, perusahaan raksasa, dll). Ini bertujuan agar regulasi perusahaan berjalan lancar. Lanjutnya, kelompok perusahaan tersebut juga masih berdampak sampai sekarang. Sehingga, kelompok perusahaan tersebut semakin menguasai sektor produksi.

"Dulu, yang dominan itu tata niaga cengkeh dan jeruk. Produksi itu, kemudian diberikan kepada kelompok-kelompok perusahaan yang dekat dengan kekuasaan," tandasnya

 

Penulis Ainul Ghurri
Editor Intan Nirmala Sari

sumber: http://rilis.id/manufaktur-kuasai-oligarki-ekonomi-indonesia.html

Share to Facebook Share to Twitter Share to Google Plus